Breaking News

Senin, 06 Desember 2010

Scammerria...!!

Dah lama juga nih pengalaman disimpen, dah lama juga niat pengen curhat dalam bentuk tulisan, tapi belum pernah kesampaian berhubung sibuk suribuk ndak jelas..! Cuma, karena saat ini ada salah satu kerabat yang gw khawatir banget bakal terjebak di sikon dimana dia nggak experienced, maka aku terdorong untuk segera mempublikasi tulisan ini...
Alkisah, setelah sekian lama tidak bereforia di dunia maya (maklumlah.. gini-gini juga gw ini mantan ratu cetting.. ntar kapan2 gw ceritain ya..!!), kadang-kadang aku terusik untuk kembali ke dunia ajaib tersebut. Lebay sana lebay sini, obral jjp (janji-janji palsu), dlsb sama orang-orang yang nggak kita kenal tapi pengen ngajak kenalan, dlsb. Intinya ada satu sisi dalam diri kita..(ah.. diri gw.. gitu aja koq repot!!) yang ingin bertualang di dunia maya, merasakan pengalaman berinteraksi dengan orang laen. Trus, cara paling efektif tentunya memanfaatkan hukum alam, dimana motivasi yang paling tinggi orang utk bisa kenalan dengan orang lain di dunia maya adalah beda lawan jenis. Maka, jaranglah terjadi kita punya teman di dunia maya dari kalangan sejenis, kecuali kalo satu profesi. Biasanya kita akan di-cacth oleh orang yang beda jenis, dengan niat kenalan awalnya adalah iseng-iseng berhadiah, selanjutnya terserah anda..!! (Lho, koq kayak iklan salah satu merk deodorant ya??)
So, suatu hari aku menerima ajakan untuk buka account di situs tagged.com. Aku ndak tau situs itu apa isinya dan apa mangpaat buka akun di situs tsb. Tapi, sekali waktu, ngiseng2 ya aku buka account juga, sekaligus approve akun temen yang request tsb. Setelah buka akun, aku jarang buka situs tersebut. Sampe satu ketika salah seorang kerabat tanya-tanya soal situs tsb dan aku kepaksa buka-buka lagi. Dalam kasus ngejawab pertanyaan kerabat tsb, beberapa kali aku utak-atik akun di situs tsb, termasuk liat-liat fiturnya, add foto, update status, dlsb. Setelah beberapa saat, aku terima kabar lewat email bahwa ada beberapa request ke akunku dari situs tagged. Ada yang kirim message, ada yang request friend dlsb. Beberapa request tsb aku tanggapi seperlunya. Pesan ya dibales pesan, request friend ya kalo orangnya keliatan normal-normal ya dibales juga. Aku juga coba-coba request friend ke orang, ya dibales juga. Begitu-begitu aja lah...
Nah.. diantara beberapa pesan yang masuk, beberapa diantaranya request email dan karena pengen kontak lebih intensif. Ada satu dua yang aku layanin karena iseng-iseng tea.. pengen tau nih orang apa maunya..! Singkat cerita, nyatollah satu orang, bernama Bret Austin, ngakunya dari UK. Dari awal suratnya sudah ngareureuwas. Berapi-api kayak gunung merapi. Sayangnya, ndak tau karena udah kelamaan atau udah ketauan kalo dia scammer, ternyata surat-surat dia yang kusimpen di message tagged udah menguap ndak tau kemana... Padahal perasaan sih nggak pernah aku delete, lumayan buat koleksi..he..he.!
Tapi surat-surat dia di gmail masih tersimpan rapi. Ini salah satu contoh surat gombalnya itu :

Austin Bret

Sun, Jul 26, 2009 at 1:58 PM
Dear my beloved,
How are you today...? Hope you are keeping fine, I am doing well and Junior is fine also,
I will really appreciate your interest in our welfare and our going to Asia for this year's holiday, by next month ending.
Honestly, I will like you to make out time to be with us over there, even if you are working or something just let us know OK, We can plan it so that our going to your country will not affect your movement and working schedule OK.
Do not worry about the transportation, accommodation and feeding expenses, I will see to it... at lease the exchange rate for GB (pounds) and your country's Currency I think will be advantageous for me.... With little pounds we can do a lot of spending although I am not sure of the exact amount for the exchange rate at the moment
Darling I hope your family members are not gona be hurt hearing that you are gona be with a white foreigner and the son soon in your country..... Well we never can tell what the future holds for us ... OK, But I promise to make your life happier if you allow me to see true and sincere affection with out any feeling of pretence ...than I will respect and help you OK, Junior needs more attention and I need to train him to be very hard working boy (man) now that he is still young..
Possibly like his father….. Huhuhuh
Well talk to you soon OK it is well with us just be strong for me and your family okay.
See you in the next mail.
Thanks and best regard,
Bret Austin and Junior
Diiih.... ge-eran amat tu orang..!! Baru juga kenal beberapa menit, eeeeh.. udah pake mao maen segala.... Unbelievable. Tapi aku memutuskan untuk mbablas mbales ngiseng juga, seperti berikut (psst. .. tapi awaaass ya..!! jangan diseungseurikeun English na..!! soalnya spt biasa.. ditulis dengan gaya EYD, English Yang Diragukan!!)

Sun, Jul 26, 2009 at 3:57 PM
To: Austin Bret

Hello Bret,
I am sorry that I could not reply your email soon, because I was very busy this week so I could not find good time to type.
I don't know are you serious when mentioned wants to travel to Asia, or visiting my country? It would be glad to see you here, but I don't know you much.. because I guess I just type once more and got your reply for almost one week after that, you never tell me about yourself, your family (except your boy, because I see the picture on Tagged page?).
So, please let me know more about you.................

Talk to you soon..
andromeda.

Selanjutnya, terjadilah surat-menyurat intensif, dan semakin lama semakin menggila, gila letupannya, gila juga narsisnya, maksudnya si jam-Bret ini..!! Salah satunya ujug-ujug dia membahas "Love" dengan kata-kata a'la William Shakespeare, seperti ini:

Sat, Aug 8, 2009 at 2:29 PM
Austin Bret

Darling,
What greater thing is there for two human souls than to feel that they are joined... to strengthen each other... to be at one with each other in silent unspeakable memories. In the arithmetic of love, one plus one equals everything, and two minus one equals nothing. For one human being to love another that is perhaps the most difficult of our tasks; the ultimate, the last test and proof; the work for which all other work is but preparation.
There is more hunger for love and appreciation in this world than for bread. Love cannot endure indifference. It needs to be wanted. Like a lamp, it needs to be fed out of oil of another's heart, or its flame burns low.
Please give me your any address that you can use to receive anything from any body, to enable me send you my lovely gift I promise you last time. For me to send you this gift is to show you how I care for you and your acceptance is to make sure that you really care for me and Junior.
Here is my home address and company/ site and profile.
NAME: BRET AUSTIN
ADDRESS: Blackpool Borough Council Town Hall, Blackpool FY1 1AD United Kingdom.
Contact number: +448709740479 0r +447031836998
Email: austibret@yahoo.ca (private) Official mail is austibret@atlasoilminers.com
COMPANY: ATLAS OIL MINERS LONDON ……. www.atlasoilminers.com
Darling you can also apply for any position in our company in case if you might love to work in London or any of our branches in Asia opening next year. Feel free to ring me any time, I will be so glad to talk to your sweet voice any day on phone, the thought of you have recently make my day.
Love you my heart.

Bret
Dih ngapain juga ngasi-ngasi data semacam itu. Emang gw mau telpon dia apa?? Nah baca juga dia ujug-ujug mau kirim hadiah. Sopo sing minta yak?? Tapi kan gw udah kadung ngiseng dan pengen tau sampe mana nih kegombalanannya. Maka kukirim balasan spt ini :

To: Austin Bret
Sun, Aug 9, 2009 at 4:03 AM
Hello Bret,
What I have done this night, I traced all your email and backup it on one file so I can read it words by words. Speak honestly, at the first time I did not mentioned that you will be very serious with your words. Actually, right now I am not sure yet. But after reading your email twice even more this night, I have strong feeling that you are serious with your words. This feeling guide me into one thing, that I am afraid!! Not afraid about your honesty, but afraid that may be I will disappointed you. Maybe I am not the right one you have expected? How can I face that? So if you don’t mind, if you really want to visit this country, please keep in your mind (at least for the first time) that you just want to spend your holiday here.. meet me just by chance! Or maybe you can meet other potential women here.
Let me know more about you..! If you said that you feel so dramatic with this communication, but until now, I did not have that feeling. I just feel that you just one nice man out there. Maybe you are real, maybe not!! That’s OK, you have sent me your real address, complete with phone, it show that you are open mind to me.

Regards
andromeda
Trus selanjutnya, beberapa surat menghilang dari inbox, mungkin kehapus nggak sengaja. Mungkin juga di salah satu surat tersebut aku ngasih nomor telpon, sebage bukti kalo aku juga open mind, dan sekaligus pengen tau nich, apa bener nih orang nekad nelpon? Eh.. nggak lama kemudian ternyata doski bener-bener nelpon. Kira-kira jam 11 malem waktu kita. Ya.. tentu aja aku belagak bego.. atau bego beneran..!! Aku bilang soaranya ga jelas lah.. kresek-kresek lah.. trus bilang ini dah malem banget, jadi aku suruh dia telpon lagi besok siang, atau kira-kira pagi waktu London. Nah.. besoknya aku tungguin 1 jam sengaja diem di meja, penasaran, sambil siap2 kerjasama dengan rekan dosen bhs.Inggris untuk menghadapi ketulalitan Inggrisku in case dia bener-bener telpon..!! But, as I guess, dia nggak telpon lageee!! Forget it..!! Bodo amat. Eh tau-tau dia tulis surat kayak gini :
Fri, Aug 14, 2009 at 12:16 AM
Austin Bret

Darling,
Distance is never a barrier between you and I because for any minute in my thought you are there in my heart, in any of my planning, I always consider you and your family. I wish I can stretch out my hands to touch you, to hug you and to make you feel comfortable; I always imagine being with you and Junior together to make a one family where you people shall be my people and my people your people.
Though I don’t think you took me the way I take you or the way I think of you, and coming to meet you is one of the most thinking that has occupied my thought recently, I was out station for work, that was why I have not write you recently even though you never reply some of my mails to you, maybe am not a rich man or handsome as you think but I am man enough darling to make you happy, share everything with you and provide for you.
I will love to have your address and contact darling as I wish to send to you few things which I knew you will love it and also my company calendar, application forms which I will like you to study if you may love to work in my company not minding your qualification, and I want you to buy a land for me in a good area of which we can use to open CAFÉ (western restaurant) I have think of this for awhile now and I believe with you we can achieve it .
Don’t bother yourself because I will handle for every expense in this establishment, all I need from you is support and care, love and honesty and to show me that you are a responsible lady to handle any of our investment because it is in your country and ours.
I will be waiting for your quick responds darling.
Yours always,
Bret

Beu..!! jadi beuki dodol yeuh..?? Eta nya keukeuh ujug-ujug mau investasi. Waktu itu aku belum tau apa istilahnya untuk kasus seperti ini, tapi jelas-jelas aku ndak percaya dan sudah pernah baca kasus serupa. Makanya, aku pengen tau apa responnya kalo aku menunjukan tanda-tanda mencurigai dia. Jadilah aku tulis surat seperti ini..
Fri, Aug 14, 2009 at 2:45 AM
To: Austin Bret

Hello Austin,
I though you are feeling give up and would not contact me again because I could not manage to talk with you at the first time you call me. Actually I have set my time free the day after, for wait you to call me again, at the time I have mentioned before, at morning, between 07.00 - 08.00 o'clock. I left my class and sit down, read newspaper and do nothing but waiting for your call. But it was not
happen.
I also expected your email, and no email.
..........................................................................................
And meanwhile, don't talk too much or walk to far, before we really can see each other. Just stay calm and try to share our everyday story so we can know more each other, bit by bit.
Internet can deceive us, nothing real here, so I believe in real communication although I do not accuse that you are deceiving me.
I think you have too far idea about investment here. Lots of culture and political situation here you must learn before think about investment in my country. Visit the place first, learn the culture and situation and then thinks the others.
By the way, have you ever heard the case of deception via internet, when someone from tagged.com contacted a Lady from Indonesia, and after some email conversation, the man ask the woman to get married. The woman agree, and the man said "we must make some preparation", so the man said that he will send the woman lots of things, maybe about a container stuff, according to their marriage. The woman also agree. And suddenly, somebody call the woman from Malaysia, mentioned that there is a container which have problem with local policy and need
some 'money' to release it, not much maybe, at about 3-4000 US$. The person who calling from Malaysia mentioned the name of that man and said that the container belongs to that man. The woman refuse to send money because she doesn't believe it and also doesn't have it. And when the man finally call the woman, discuss about the package, so the woman said maybe it is just a deception. The man angry and since then the man never call the woman again.
Well, believe it or not?? Since I posted my profile in tagged.com, I receive at about 3-5 emails, mostly from UK, with almost the same scenario. Here is the most recent one :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From:Friday W
To:Me
Date:Aug 8, 2009 9:21 PM
Subject:Dear Friend, My names is...
Message:

Dear Friend, My names is Dr Friday from UK london, may i know the procedure and the possibility to follow when investing in our country indonesia, because i want to invest at home because i left home to uk when i was five, and i lost my parants in UK a year ago, i wanted to invest the first time my family mess me up, that's why i am looking for a well responsible person to help me in this investment, if you are capable and willing and you are capable,to handle this investment contact my private email, fridaywilliam50@yahoo.com waiting to hear from you. Thanks for your understanding and God, Allah bless.
Warmest Regard
Dr Friday
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Please don't think this discussion shown that I am in doubt with you. I just want to be move carefully, because as you know, in the internet, many people do something bad, cheat each other and so on.
As I have mentioned before, I am an open mind personality, so I also speak frankly and straightforward, and also love to discuss everything.
Hope you are well and success for your job!

Sincerely
andromeda
Nah.. ternyata dia nggak nanggepin pertanyaan dan pernyataan aku dan terus keep going ngirim email ngelantur nggak jelas..! dengan gaya sok sibuk dan sok imut seperti berikut :
from : Austin Bret
Tue, Aug 18, 2009 at 12:14 AM
subject : Missing you
My sweet darling,
I will be travelling to Mexico for the contract I told you soon. As I will be coming to your country for visiting you as soon as our contract is over as I promise you because I cannot wait to see you. Once more, I would have like both of us plan for the better future as soon as I come to your country. There are two things I will like both of us consider.
1. I want you to help me establish a private own CAFE in your country.
2. Or To join me move down to London after we finally get married and work with me in Atlas Oil Mining Company after I visited you. If you wish to work with us, I will help you to secure a resident permit in United Kingdom, but all you have to do now is to apply; I will be sending to you the forms for you to study it first and fill it carefully, my company gave me only one person and I want you to fill my space whether you qualified or not with me you are cover because my company provide training too for new staffs..
As of me, I will like to open a private company in your country of
which you will be one of the director in the company. Well, if you do not mind, I send you small money to enable you secured a large land in a nice located site in your country city for our project since I learnt that it will be easier to buy land with a local and you can use your name no problem because in my heart I trusted you and I don’t care if we have meet or not because I prayed and knowing you is the answer to my prayer.
I want even the support of your family to us in
this our relationship and see us as one family not minding that am from the English or British. Darling you never gave me your address too in case I want to send things down for use. Sweet Heart, I will love to buy a few things for you, say things like Jewries something like that.or vidoe recorder... I don’t know if you will prefer blackberry or Apple phone, I hope you will like it as well, just to show you how sincere and pure my heart is towards this our relationship. GOLD is a symbol of Beauty and purity so I would prefer to buy a white gold Jewry for you. Dont forget to give me your address on your reply darling. I do care for you and for our future together. Bret and Junior

Nah mulai ngaco kan?? Selain nggak menjawab topik permasalahan yang aku ajukan di surat sebelumnya, naha ujug-ujug obral hadiah.. bilang udah ngirim paket segala.. deuh..!!
Dih.. ..!! Jijay bajay dan lebay.. Dah ngasih nomor telpon, ngaku-ngaku ngasih hadiah macem-macem, tapi semua kecurigaanku seolah-olah nggak ditanggepin. Trus, tanpa ba-bi-bu lagi, tiba-tiba dia bilang udah ngirim paket yang dia janjiin tersebut. Lengkap dengan data-data pengiriman sebagai berikut :

From: Austin Bret
Date: Tue, Aug 25, 2009 at 12:07 PM
Subject: Re: Have been calling you
To: Andromeda Gilbert

Hello Sweet Darling,
I just want to tell you that I will be on my way to Mexico for my contract this morning, I am coming to visit you as soon as the contract there is over because I can’t wait to meet you my love. I really love you much and develop the feelings to cherish you for accepting me even though we have not met yet I must say thank you. I can say you are one of the great things that happen to me this year and that are what I prayed for.
Below is sending information for the things I promise you, just to show you how much I care for you, I followed my heart and never my eyes and this is my way of telling you that when God say yes, no man can say NO!!
Here is the Airway bill information
Company Name: DMSCOURIERS Services.
Website: http://www.dmscouriers.com
Tracking Number: 2108097677354

NB:
Go to the company website, you will see the online tracking, click on it and put the tracking number shown above and Click on SUBMIT to know weather the parcel has arrived because I registered it express and urgent.
Darling I must confess that I really miss you honestly... you have filled my heart with joy and fulfilment that is overwhelming. Do call me as soon as you receive the parcel... I do hope that you will appreciate my lovely gift for you. I sent you my company’s application forms for you to study it to see and know where you can fit in, you have to fill it all (Inside the consignment box is small portable Apple notebook (laptop) and some 18,000 G B P).
..........
(dst.... berhubung bualannya agak panjang, jadi kepaksa aku potong!!)
Aku emang ngiseng nyoba ngecek ke situs yang dia sebutin, dan data-datanya emang bener ada di sono. (Waktu surat-suratan ini terjadi, situs itu bener-bener aktif. Tapi sekarang udah nggak aktif. Sayang aku nggak capture image nya ya.. jadi ndak ada bukti othenthieq..!!). Pokoke keliatannya rapi jali.. Cuma aku rada curigation. Soale situs-situs tsb nampak sunyi sepi. Contohnya untuk situs perusahaan tempat dia kerja. Ada halaman utama, trus kira-kira 3-4 halaman laen, isinya standar template perusahaan, semacam produk, alamat, dlsb. Udah gitu kalo di-googling kemana-mana nggak ada tuh nama perusahaan tsb. Nggak ada di berita manapun, di halaman manapun, di kutu sekalipun nggak ada. Soal situs kurir tersebut, ternyata alamat yang dicantumkan di situs tersebut di Malaysia, yang menurut ponakanku yang tinggal di sono, alamat itu di sebuah pulau kecil yang entar-berentah dimana.
Trus.. yang surprise nya.. persis seperti skenario, satu hari ada seseorang yang telpon, dari satu nomor telpon (yang kemudian hari aku cek ke situs dmscourier.com, ternyata sama persis dengan nomor telpon di situs tsb). Dengan logat Inggris yang rada kemalay-malayan , orang ini bilang ada problem di paket sejenis itu lah. Tapi suaranya rada-rada nggak jelas gitu. Trus dia minta email, trus aku sebutin di telpon, tapi nggak jelas ngkali, sehingga besoknya dia telpon lagi. Akhirnya, aku ambil inisiatif ngirim imel ke customer service dmscouriers.com seperti yang tertera di situs mereka, seperti berikut :

Tue, Aug 25, 2009 at 8:21 PM
To: customercare@dmscouriers.com

Hello there,
I am representing of Ms. Andromeda Gilbert which has the package from BretAustin, Blackpool, UK, with the tracking number 2108097677354.
Somebody has called me yesterday and this morning asking for my email, and mentioned that there is a problem with the package. She told me will send an email to explain how to resolve it but until now, I did not receive the email yet.
So, by this email, I am asking what's the problem about the package and how to resolve it. Basically I do not request the package but Mr.Austin just send it, so I have no idea about the content of that package.

Sincerely
Andromeda Gilbert

Nggak nyampe sehari, si orang kurir ini langsung menjawab sebagai berikut :

From : customercare@dmscouriers.com
Wed, Aug 26, 2009 at 9:29 AM
To: Andromeda Gilbert

Madam,
We have sent to you this information for days now more then 3times and still you do not receive any of it. W have called to explain to you that you parcel has been placed on hold because of the fund detected in your parcel which here the authority recently start checking on parcel coming to your country because of the recent problems in Indonesia to make sure boxes coming there is safe.

Secondly, you are made to pay a penalty Rm3970 as charges for the release of your parcel before it can be deliver to your address as registered it by the sender. Ww will deliver to your home because it was registered express. Lastly, there is nothing much problem with your parcel box only the penalty, call us once you make your payment. Thank you,
Ms. Benita

Naaah.. ketauan kan apa maunya? Persis seperti skenario yang pernah aku baca di kasus-kasus penipuan sejenis. Eeeh.... untuk meyakinkan, si jam-Bret ini juga ikut-ikutan ngemail nanyain apa udah ada yang telpon soal paket segala. Seolah-olah si courier tersebut juga menghubungi dia. Sayangnya email pertanyaan dia ilang. Meski sudah tau penipuan, aku masih penasaran ingin tau seperti apa reaksi si jam-Bret ini kalo aku menolak tawaran mereka. Maka aku tulis surat seperti ini :

To: Austin Bret
Wed, Aug 26, 2009 at 9:57 AM

Mr. Austin, here is the reply from customercare of DMS.
Look at the cost of penalty I have to pay. It is impossible.it is at about 682 GBP. Remember the story I have told you? somebody send the package, and the package stuck on malaysia, and we have to pay to release the package?
and my answer is.. I am very sorry, does not mean I do not appreciate your attention to me, but I can not accept that package and I can not do anything with the package. Maybe they will send it back to you or they will keep it.. I don't know!! I just can do nothing.
I am wondering :
1. Why you don't know the regulation that it will not allowed to put the money on the package?
2. Why you don't make confirmation that you have a plan to send money using couriers services?
3. Why you don't use the western union or another bank services to send the money?
I never ask for the gift and the money. So , if there is a gift, no matter how much its price, no matter where it come from, but I have to pay to get it, I would not pay for that. If it is a real package, my advice is, ask them to send your package back to your address. I am sorry, I just can't help you to solve the problem. It is out of my capability.

Sincerely
Andromeda

Tak banyak tentunya jawaban yang bisa dilakukan. Nampaknya si jam-Bret ini jadi sadar kalo usaha penipuannya gagal. Tapi masih juga ngeles juga dikit..! Baca aja imel balasannya berikut :
Wed, Aug 26, 2009 at 11:20 AM
Thank you dear. I dont have any other comment for you only thanks. But always know that laws in Europ and Asia never be the same. Once again thank you.
Will always be yours, Bret
Kagok penasaran, akhirnya aku lakukan sedikit googling dan menemukan informasi tentang alamat situs yang pernah dia nyatakan sebagai referensi penipuannya. Informasi ini juga aku sampaikan ke si jam-Bret, supaya dia tau bahwa tidak semua orang dapat ditipu dengan mudah.

To: Austin Bret

OK, I think it is kind of fake scenario. Every hyperlinks you have sent me was reporting as fake:
for atlas oil company : http://db.aa419.org/fakebanksview.php?key=38800

for dms couriers : http://db.aa419.org/fakebanksview.php?key=39010

and also read the 'same' story here :

http://www.lawyerment.com.my/boards/article-Other_Laws_of_Malaysia-604.htm

http://www.complaintsboard.com/complaints/world-express-courier-service-londonmalaysia-c150412.html

Please stop to fake another person, or you will find the result one day.

Sincerely
andromeda
Eh.. masih berani njawab juga...!!

Austin Bret
Wed, Aug 26, 2009 at 1:37 PM
To: Andromeda Gilbert

Ok, thank you I will find it out ok. You always my darling
Sejak itu, blass si jam-Bret ini nggak berani kirim-kirim imel lagi. Bahkan waktu aku mau posting artikel ini, jejaknya ndak berhasil aku temui di situs manapun. Nampaknya dia sudah menghapus identitas tersebut, dan bisa jadi membuat identitas baru.
Hm.. ternyata banyak kejadian scammeria seperti itu. Semuanya dipersiapkan dengan matang, seperti membuat web site perusahaan palsu. Menelpon dari nomor yang sama persis seperti yang tercantum di web site perusahaan tersebut, membuat tampilan yang dapat menampilkan data pengiriman barang seolah-olah pengiriman tersebut benar-benar ada, dan laen-laen. Mereka bekerja secara profesional, meskipun, dengan akal sehat, semuanya itu memang nggak masuk akal.
Oh ya, ternyata banyak perusahaan palsu seperti itu. Laporannya ada di situs cybercrime ini.
Situs itu juga membahas berbagai jenis modus operandi scammer. Salah satunya yang berurusan dengan cintrong-cintrongan palsu yang disebut dengan "Love Scams". Beberapa pelakunya bahkan sudah banyak yang tertangkap.
Situs ini juga membahas lebih serius tentang urusan Love Scams, berikut tips dan trik-triknya. Ada juga situs yang membahas berjenis-jenis modus operandi scammer.
Knapa lagi ya banyak orang yang mudah terjebak para scammer? Khususnya para wanito? Di salah satu artikel yang aku lupa lagi entah dimana nemunya, ada sedikit ulasan tentang fenomena ini, yang konon katanya :
  • Wanita, dari sononya gampang termakan rayuan gombal, dan kalo sudah termakan, hilang semua akal sehatnya. Banyak juga diantara mereka yang bermimpi jadi Cinderella, putri yang menderita, yang tiba-tiba diundang ke istana sang Pangeran
  • Wanita Indonesa banyak yang terobsesi dan bangga kalo punya pacar atau pasangan hidup orang bule.
  • Para scammer tau bahwa Indonesa di Indonesa banyak orang yang bersifat agak "greedy", senang mengadu nasib dan cenderung mencapai segala sesuatu dengan cara pintas, termasuk cara instant menjadi kaya. Para korban scammer tersebut berharap, dengan ngikutin dan percaya dengan scammer tersebut, mereka langsung bisa mendadak kaya.
Entah bener entah enggak.... meneketehe lah..!! Pokoke ........ waspadalah !!! waspadalah !!!

Jumat, 19 November 2010

Tunangan Lucky Luke

Aaah.. knapa pula lagi judulnya kayak getoo??
Sebenernya ini postingan ga jelas, secara kasian ajah sama blog ini yang jablay bangetss. Coba aja liat.. postingan terakhir ampir setaon yang lalu.. ck..ck.. ck.. therlalu!!..
Sebenernya si, ga keterlaluan juga, soale aku memaintain beberapa blog, misalnya ini, atau ini. Tapi semuanya diisi
saka, sakainget, sakahayang, sakacamprung.
Trus.. balik ke judul dong!!
Nah, ini salah satu komik favorite ku, yang sekarang nggak tau ada dimana. Biasa... kalo ada yang pinjem suka ndak balikin lagi. Mungkin hukum karma, soale aku juga suka begetoo... Di komik ini diceritakan bagemana repotnya Lucky Luke mencarikan jodoh buat para penambang emas di California, dengan membawa cewe2 imut dari arah San Fransisco gitu... lah kalo nggak salah. Nah, ceritanya emang lucu, tapi yang mau aku bahas disini bukan isi ceritanya, tapi salah satu quote yang ditulis di buku tsb :
Perempuan merasa hidupnya tidak tenang hingga dia menikah
Lelaki merasa hidupnya tenang hingga dia menikah..
tah.. eta bedana!! Terrrnyata..!! Isinya cuma soal perbedaan pandangan soal menikah diantara cowo dan cewe. Eh.. apa bener sih?? Untuk mem-validasi sudut pandang cowok, kayaknya aku nggak relevan dan nggak punya kompetensi. Tapi kalo dibahas dari sudut pandang cewek, mungkin lah..
Balik ke quote tsb :
perempuan merasa hidupnya tidak tenang hingga dia menikah, which is mean : perempuan bakal merasa tenang setelah menikah..!! Ah.. masa??
Mari kita simak cerita2 berikut :

Sebutlah seorang perempuan, misalnya bernama
Tinny, berusia belumlah 30 taun, tapi yang jelas udah lewat 25 taun. Muda, pintar, PNS dan mandiri, mendambakan seorang lelaki yang muda juga.. eh.. koq kayak iklan biro jodoh...?? Singkat kata, si Tinny ini sangat gelisah karena hingga detik2 menjelang 2 taun ke 30 taun (halaah!!) dia belum punya cowok yang fixed. Eh.. maksudnya pacar yang jelas status dan janjinya. Padahal adek2nya bahkan udah beberapa kali ganti pacar. Entah ada kendala apa, entah karena terlalu tinggi kriteria, atau emang blum ketemu jodoh ajah ngkali!! Lagian, menurut gw si, knapa lagi kudu gelisah, wong masih jauh dari 30 juga..!! Lagian knapa juga kudu gelisah, kata Phill Collins juga "You can't hurry love, you just have to wait!!".
Nah, entah pegimane ceritanye.... tiba2 si Tinny
introduce karakter baru dalam kehidupannya.. Tiba2 dia mendapatkan someone from somewhere di internet. Dengan hebohnya Tinny posting status di fesbuknya, betapa bahagianya dia karena kehadiran sang karakter tersebut. Si maz-maz yang mau menerima dia apa adanya, yang mau memahami dia, dlsb. Tentulah seluruh keluarga ikut bergembira dan bersyukur, sekaligus bertanya2...
eh... mbak.. mbak..., kenal dimana?
emmm... di situs tagged..
eh... mbak.. doski orang mana?
orang jauh deh... tapi di satu NKRI juga lah...!
hmm.... sapa si dia mbak?? mbok crita2 dikit
eh....kayaknya si.. karyawan dimanaaa gitu.. katanya si duda... katanya si punya anak, en ga jelas juga gimana crita dudanya..!
ooowww.. gitu..
Singkat cerita, rupanya hubungan mbak Tinny dengan maz-maz ini meningkat ke arah serius. Ditandai dengan sinyalemen si maz akan mengunjungi kota mbak Tinny. Tentulah mbak Tinny kegirangan, bahkan konon mereka tuh siap2 ngomongin mau merit.. Ah?? mau merit?? Beberapa anggota keluarga mbak Tinny spontan berteriak kaget..!! Aaah.. yang bener..!! Apa udah kenal bener orangnya? Apa elo udah yakin??
Ternyata mbak Tinny nggak bergeming dengan pendiriannya. Meskipun banyak yang meragukan soal si maz-maz ini. Soale, mereka blum pernah ketemu sebelumnya, si maz ini juga baru akan pertama kali datang, masak sih dah mau merit. Mbok kenalan dulu, en yang penting.. kenalan dulu si ama keluarganya si maz-maz ini. Biar jelas asal usulnya...
Alaah.. kuno....!! Lagian, kalo nikah kan, nggak penting2 banget cowok dateng ama keluarganya. Dateng ndiri juga boleh...knapa gitu??
Iyaa si.. boleh.. tapi kan ada baiknya kalo si maz-maz ini ada niat mengenalkan dengan pasukan-pasukannya gitu, biar sosialisasi dikit gitu loh...!
Tapi mbak Tinny seolah sudah menyatakan kebulatan tekad seperti halnya PDI perjuangan jaman dulu, "
Tekad kami sudah bulat!!" Kitu cenah..
So.. suddenly, tiba-tiba, ujug-ujug... beredarlah kabar instant di keluarga mbak Tinny, bahwa pada hari-H, tanggal-T dan jam-J (aah.. fiktif kan..? nggak ada hari H, henin, helasa, habu??), akan dilangsungkan pernikahan mbak Tinny dengan maz-maz nya tsb. Semua keluarga mbak Tinny berkumpul memberikan dukungan, meskipun was-was dan penuh tanda tanya. B
ut all they can do just best wishes for mbak Tinny and maz-maz nya.
Shortly, pernikahan berlangsung dengan tenang, si maz-maz datang nyaris lonely, cenah bawa paman, tapi di foto-foto tidak teridentifikasi yang manakah pamannya? Ywd... toh mereka menikah juga..!!
Kira-kira beberapa minggu, si maz-maz masih bertahan di kota si mbak Tinny. Berikutnya mereka berpisah. Ya iyalah...!! Si maz-maz kan konon PNS juga di kota
nun jauh disono. Mbak Tinny ga bisa ikut karena dia juga PNS di kota waw dekat disini. Mereka keep posting-postingan lewat wall fesbuk. eeen.. one day, mbak Tinny memutuskan untuk mengunjungi maz-maznya. Didampingi ibunya, mbak Tinny berangkat ke kota si maz-maz. Tak banyak cerita terungkap karena semenjak pernikahan, mbak Tinny dan ibunya tak banyak berbagi cerita. Mbak Tinny tinggal beberapa minggu di kota tsb, sempat terdengar kabar mbak Tinny sakit dan konon dokter lokal kota tsb mengindikasi adanya gejala penyakit rada2 resiko tinggi. Semua keluarga khawatir. Truss.. suddenly, mbak Tinny dan ibunya pulang. Semua gembira melihat mbak Tinny sehat wal afiat, meskipun bertanya2, pegimane sakitnya, pegimane rencananya? apakah mbak tinny akan pindah ke kota si maz-maz atau sebaliknya? Tak ada penjelasan..
Lagian apa perlunya si pengen tau rencana orang?? Usil..!! Cuma, keliatannya tidak banyak perkembangan baru. Tidak terdengar cerita bahwa selama disono mbak Tinny menemui siapa saja??? Lagi-lagi.. usil..!!
Hingga.. suatu waktu, terungkaplah sedikit kisah (agak) sedih, berupa gossip-gossip miring bahwa mbak Tinny terkesan agak "ditelantarkan" oleh simaz-maz. Bahkan konon terdengar kabar bahwa si maz-maz meminta mbak Tinny mengirimkan sejumlah uang untuk mengganti ongkos si maz-maz ketika berkunjung ke kota mbak Tinny untuk melangsungkan pernikahan...Aaah.. yang bener??? dan ada note..
kalo nggak dipinjemin..??? Putus..!!
aaah.. emang masih pacaran apa??? Tentunya mbak Tinny berusaha mencarikan pinjaman, dan ada satu statemen yang bernada desperate "sudahlah, aku pasrah dengan kemungkinan terburuk!!" Eaaalah... nduk..nduk..!!

Cerita kedua, sebutlah namanya
Winny, meski usia sudah nyaris mepet 40 tapi blum jua merit. Winny jelas panik dan berusaha. Beberapa cowok sempat mampir dalam kamusnya, bahkan diantaranya ada stok lamaa pisan alias udah ampir 10 taun berstatus "in relationship" tapi blum ada kejelasan. Konon katanya beda agama jadi nggak jelaslah mereka. Dalam satu sesi chat, Winny pernah ga sengaja curhat gimana dia gelisah kalo blum nikah sampe 40 taun, "ntar susah punya anak ya?" katanya.. Aaah.. blum tentu.. kata gw.. Yang jelas susah punya anak itu ya kalo ndak nikah..!! Ya ndak, om dan tante-tante??
Selanjutnya, memantau perkembangan Winny dari jauh, keliatannya hubungan Winny dengan si om beda agama ini tidak berlanjut. Sebagai gantinya, Winny terkesan agak "serabutan", banyak cowok yang mendekati dan didekati. Banyak yang menjadi TTM (temen tapi morotin..hahaha..!!). Hingga larut malam Winny sibuk sms-an dengan para penggemarnya, terkikik bak gadis remaja, dan obral ucapan sayang dan cinta..ha.ha..ha (sirik loh..!!) . Begitulah menurut laporan para agen inteligen..!! Dari sekian banyak cowok yang lewat, baik yang serius atau dua rius, tercatat beberapa cowok cukup diperhitungkan. Misalnya, ada satu cowok yang sampe dibela-belain dikejar Winny sampe ke Singaparna..eh.. pokoknya negara tetangga lah.. karena konon si cowok ini menjanjikan akan menikahi Winny tapi dengan persyaratan, ndak mau punya anak dari Winny..(Laah.. apaan tu syarat??). Itupun tak kunjung ada kejelasan kapan Winny akan dinikahi. Meski sang cowok cukup royal membelikan Winny macem-macem, mbayarin ongkos Winny dlsb, tapi dia tak kunjung menampakkan wajahnya di keluarga Winny, sekedar bukti dia serius. Akhirnya Winny menyerah. Setelah menghabiskan waktu kira-kira seminggu mengunjungi si Cowok di kampung nya sono, Winny mungkin sampai pada kesimpulan.. impossible..!! Ya sudah.. Berhubung Winny ini suka paralel processing, maka dia sudah mempersiapkan backup ketika satu channel drop.. (halah!!). Nah.. dia langsung kasi sinyal ke salah seorang cowok yang sudah lama mengantri.. "You are next!!" gitu jawab Winny. Si Cowok yang udah cukup lama nunggu jawaban Winny segera sigap menangkap.. Rupanya si cowok ini memang udah lama menawarkan kepastian, berniat menikahi Winny, tanpa banyak syarat seperti si cowok yang sebelumnya. Hm.. tak banyak yang tau seperti apa mereka berpacaran, tapi mungkin cukup intensif, karena (lagi-lagi menurut biro intelijen) dalam sehari tak terhitung kali Winny bertelpon atau ber-sms mesra dengan si abang ini. Sehingga Winny akhirnya memutuskan menikah..
Rencana nikah juga rada-rada variable. Mula-mula akan segera..eh. tiba-tiba. diundur.. mau umroh dulu.. Mula-mula akan dilaksanakan resepsi di sebuah restoran, eh.. ganti jadi di gedung aja.. gedung mana?? eh.. jangan jauh-jauh, deket-deket rumah aja.. eh.. ternyata.. pada hari H (Henin? helasa?) Winny akhirnya menikah dengan si abang di rumahnya sajah, dan bersifat restricted area, alias ndak banyak yang tau, apalagi diundang. Konon Winny menikah dengan mode "sederhana" sajah. Ya ndak apa-apa lah.. yang penting mereka berbahagia...!!
Beberapa bulan berlalu, Winny mulai mengandung, tentu semua berbahagia.. hore..!! Bener kan kata gue.. kalo ndak nikah ya susah lah mau punya anak..! Trus dari salah satu sessi chat, Winny banyak bertanya2 soal ini itu seputar kehamilan.. wajar lah.. !! eh. sampailah pertanyaan soal biaya. Trus gw (meski dengan senang hati berbagi tips n trik seputar ngirit biaya melahirkan dlsb) rada heran.. eh. knapa Winny khawatir, kan ada si Abang, kan Winny juga kerja, toh mereka bisa mengajukan biaya melahirkan ke kantor??
Tak lama kemudian, muncul jawaban implisit dari sang biro intelijen, kenapa Winny sampe segitu khawatirnya soal biaya. Ternyata......... si abang ini bukanlah perjaka tingting, tapi konon sudah menikah, bahkan sudah.. ehm.. berapa kali ya.. konon yang pertama mereka bercerai, trus nikah siri kedua dengan cewek lain, nikahnya siri, cerainya juga siri atau sirik ngkali ya..!! entahlah.. trus akhirnya menikah dengan Winny juga, disinyalir siri juga, makanya tak mungkin lah si abang mengajukan Winny dengan status istri di kantornya, untuk mendapat penggantian biaya melahirkan? Hm.. trus konon winny menulis surat panjang lebar kepada biro intelijen, menceritakan kegelisahannya terhadap masalah si Abang, bagaimana dia sangat khawatir dan ingin membantu si Abang terlepas dari masalahnya. Apaan si masalah si abang? Konon katanya si abang punya temen di kantor yang sirik dgn hubungan si abang dgn neng Winny, sehingga orang ini mulai melancarkan fitnah2.. shg si abang khawatir hubungannya akan retak spt halnya dengan istri2 sebelumnya.. ah.. endus..endus...!!
asa aya seungit gosong..eh. bohong.. eh. astuti.. eh.. lelaki hidung zebra nya??? Bagemana tanggapan Winny? Hingga artikel ini diturunkan (dooo!! artikel!!) belum ada update status terbaru dari biro intelijen. Tapi dari sepintas kisah tersebut, gw sampe satu kesimpulan.. aduh..!! Ikut prihatin..!! Mudah-mudahan masalahnya cepet beres dan Winny mendapatkan hak yang sepantasnya sebagai seorang istri.

Cerita ketiga, hmm karena yang pertama namanya Tinny, kedua Winny, yang ketiga
Bitty aja deh.. Karena orangnya rada menggigit nih.. alias galak dan tergesa-gesa..!! Bitty juga berstatus hampir seperti Winny, nyaris mencapai 40 tapi belum menemukan orang yang tepat sepanjang hidupnya. Hingga suatu hari, dengan miracle, Bitty ketemu someone somewhere di internet. Mula-mula just for fun, lama-lama serius. Hingga suatu hari someone from somewhere ini benar-benar datang menemui Bitty untuk menikah. Bayangin booo..! Someone from somewhere ini jauh lebih muda dari Bitty, tapi sangat serius dengan niatnya, hanya mungkin kemampuan finansialnya terbatas, seperti kata pepatah.. UCOK - Usaha Cukup Ongkos Kurang...hehehe.. Jauh-jauh si Ujang menemui Bitty mengajak menikah, tentunya datang alone, karena semua keluarga sang Ujang jauh disono, beda negara, dan tentunya perlu ongkos besar untuk mengajak mereka menemui Bitty di negara tanah air beta ini. Tapi apa lacur?? Ternyata keluarga Bitty keberatan, dan meminta ujang untuk kembali lagi setelah beberapa saat, dengan membawa bala kurawanya..! Aahh.. padahal si Ujang teh udah nabung gila2 an untuk menemui Bitty, dan berarti ujang kudu nabung lebih gila lagi untuk mbawa bala tentaranya. Tapi positifnya si Ujang menerima. Baliklah si ujang ke negaranya nun jauh disono. Singkat kata, ujang tetap memelihara hubungan dengan Bitty sambil tetap merencanakan pernikahan mereka. Si Ujang pulang ke kampungnya, dengan niat ingin berbisnis, dan jika sudah sukses, akan membawa Bitty serta. Namun, apa daya, baru beberapa bulan bisnis, dengan modal pas-pasan, eh.. ternyata belum ada titik terang, bahkan sinar lagi cenderung muram, sehingga, Bitty yang konon akan dijanjikan segera menemui ujang dan keluarganya di bollywood sono, kepaksa ditunda kedatangannya karena Ujang tidak siap dikunjungi saat sedang sulit. Bagemana Bitty?? Bitty adalah tipe cewek yang tidak biasa tidak dipenuhi keinginannya, lagian Bitty ini sangat terobsesi dengan paham "menikah makes everything better" hm... pokoke Bitty ingin segera menikah..!! Bitty ingin kepastian..!! Maka marahlah Bitty.. banyak barang-barang pemberian ujang yang nyaris dilempar (dalem ati..mudah2an leptopnya dilempar juga ke gw..!!). Ujang lebih realistis dan mencoba menerangkan keadaannya serta minta waktu. Tapi Bitty ngotot dan marah..!! merasa diabaikan, merasa diulur-ulur tanpa kepastian... Bahkan Bitty bertekad akan memutuskan Ujang. Untunglah Ujang orang yang sabar. Semua kemarahan Bitty dia telan mentah-mentah, tapi the show must go on, artinya, terserah elo marah2, rencana ujang tetap jalan. Bitty akhirnya udah lama-lama jadi tenang juga.. abiiess.. mau ngapain lagi..?? Tapi sekarang Bitty lebih realistis, dan memilih bersabar menunggu ujang merealisasikan janjinya. Semoga..semoga..!! Semoga ujang cepet berhasil bisnisnya dan bisa cepet menemui Bitty untuk menikah...

Lho.. apa hubungannya dengan cerita Lucky Luke?? Hm.. dari tiga kasus Tinny-Winny-Bitty, kesimpulannya, seringkali sang cewek itu sangat terburu-buru soal menikah, dengan berbagai alasan dan pertimbangan, mereka pikir setelah menikah akan tenang, setelah menikah mereka bisa buru-buru ganti status di fesbuk jadi "married", bukan "complicated"? Padahal.. kalo ndak yakin-yakin banget, menikah itu awal masalah..!! Jadi harusnya dipandang dari sisi Cowok.. when he things that marry is a serious and complicated, sehingga mereka harus lebih berhati-hati mempersiapkan diri.. Kalo cewek itu kadang-kadang penuh kontradiksi, nikah kudu cepet, tapi kudu dipestain lah.. kan malu kalo ndak dipestain, ntar dikira MBA, tapi kudu dibuat mudah, tapi segala kebutuhan cewek dan keluarganya kudu diperhatiken.. ah.. kumaha sih..
ehm...ehm...
ini cuma pendapatku lho..!!! Kalo elo ndak setuju.. ah... emang gue pikirin..!!


Selasa, 22 Desember 2009

My First Experience - Bikin Passport

Sudah lama aku penasaran, kayak apa si susahnya ngurus passport itu? Makelum.. nggak pernah kemana-mana.. jadi seumur-umur blum pernah ngurus passprot.
Eh.. karena kebutuhan, akhirnya terjadi juga deh mengurus passport, sebage dokumen wajjeeb mendukung perjalanan anda.
Mula-mula aku memang 'diperintahkan' untuk mengurus passport, alias dapet surat pengantar dari skul tmpt aku mengajar. Trus aku cari-cari info, akhirnya aku putuskan ngurus sendiri passport. Ternyata nggak terlalu mahal, di Bandung pas Rp.270rebu, tapi kudu 4 kali bolak-balik :
  • Tahap 1
Ambil formulir, pulang, isi, lengkapi semua dokumen, jgn ada yang bermasalah. Emang apa aja dokumennya? KTP, KK, Surat Nikah, Ijazah terakhir, akte kelahiran, semuanya asli dan difotokopi juga. Jadi kalo nggak pengen b0lak balik, bawa aja semua dokumen tsb + fotokopinya, langsung ambil formulir, isi dan kembaliin. O ya.. formulir gratis. tapi sebelum ambil formulir, petugas dengan "paksaan halus" meminta kita membeli Map + sampul passport Rp.6000 di koperasi mereka. Ya udah deh.. nggak apa apa.. Map itu udah ada checklist nya apa2 dokumen yang kudu ada, ada tempat buat nulis nomor dan ada logo kantor imigrasi. Emang map kayak gitu kudu beli ya..? knapa ga bikin yang tipis aja, murah meriah, dan gratis.. (komentar dalam hati..!). Proses ambil formulir ini nggak lama, dateng, beli map, ambil formulir, dah aja.. beres.. paling2 cuma 5 menit, kecuali kalo petugas loketnya nggak ada. Tapi pernah kejadian si petugas loket formulir ga ada n ga jelas kapan baliknya, trus ada juga calon pemohon yang nekat masuk ruangan tsb dan ambil sendiri formulirnya, kayaknya dia dah biasa.. jadi aja aku ikut2an "minta satu mass". Hm.. knapa formulir kayak gini nggak disediakan gratis aja di luar gitu.., atau di print lwt internet.. toh si petugas juga fungsinya cuma ngasiin formulir sambil nanya "dah beli map blum?" alias mengarahkan pemohon untuk membeli produk mereka.
  • Tahap 2
Serahkan kembali formulir, dicek kelengkapan, kalo dah lengkap, kita dikasih bukti serah terima plus ancer-ancer waktu untuk tahapan selanjutnya, yaitu bayar-wawancara dan foto. Biasanya sekitar 3 hari kerja. Nah nyerahin formulirnya si bentar.. tapi antrinya lama.. tuh (mbalikin formulir kudu pake nomor antri, ambilnya nggak pake ngantri), kantor bukanya emang jam 8, orang dah berjubel, tapi dia baru "ON" bener-bener jam 9. Jadi kalo kita dateng jam 9, berarti baru kebagian antri jam 10 atau 10.30 an gitu dah...!! Mana kalo dah kelewat nggak bisa komplen...
  • Tahap 3
Wawancara dan photo session. tentunya minimal sama dengan tanggal yang tertulis pada bukti penyerahan, nggak boleh kurang (kalo kurang tanggalnya berarti formulir belum selesai diproses), kalo lebih si boleh. Misalnya kita disuruh balik lagi tanggal 10, nah.. kita boleh datang tgl 11, 12.. dst lah.. tapi jangan kelamaan juga.. ntar formulirnya ilang lagi... lha wong banyak banget tuh tumpukan formulirnya setiap hari..!! Pada tahap dua ini, begitu dateng langsung ambil nomer utk mbayar di Kasir. Pas aku pengen ambil dua nomer sekaligus, satu buat antri bayar kasir, satu buat antri wawancara (wawancara ngantri juga tuh), si petugas nggak mengijinkan. Katanya kudu antri bayar dulu.. baru ambil nomer antri utk wawancara.. Wah.. gawat nih.. nggak bisa multiprocessing..!! Dateng sekitar jam 10 pagi, kebagian mbayar jam 10.30. Ambil nomer buat wawancara, dapet nomor 210. TRus tanya-tanya.. emang sekarang dah nomor berapa.. mereka bilang "125".. iiiih. .. jauh amat...!! trus di jendela ruangan wawancara ada tulisan, untuk sementara wawancara dihentikan karena ruangan sudah penuh, wawancara akan dilanjutkan setelah shalat jumat. Yeeey....!! Ya udah.. aku ngelayap dulu. Jam 1 lewat 15 menit aku dah dateng lagi.. Nunggu duduk manis sambil mikir2... sekarang dah nomor berapa ya? Sambil duduk trus mikir, di dalam terdengar panggilan, tapi yang dipanggil bukan nomor antri. tapi nama, misalnya "Ibu Aminah", "Bapak Udin", dlsb.. lah tau dari mana dia nama kita.. dikemanain nih nomor antri..? nggak ada penjelasan resmi. Jadi terpaksalah aku bertanya-tanya sama yang nunggu. Setelah memperhatikan baik2...oooo ternyata gitu to... Jadi kita kudu nekad masuk ruangan foto & wawancara tsb. Kalo ruangan nggak penuh (pas aku masuk pas penuuuh banget), ada banyak tempat duduk di ruangan tsb. Trus si kertas antri yang kecil tadi ditulis nama di baliknya, dan disimpan di meja petugas di dalam satu partisi gitu. Trus tunggu deh panggilan. Deuh.. ngomong kek.. Petugas mengumpulkan kertas antri tadi secara batch, kira-kira dah ada 10-20 orang, dia kumpulin, sort by nomor antri, dan dia ke ruangan lain utk mencari berkas permohonan passport tsb. Dah dapet semua mapnya, dia balik lagi dan mengurutkan map tsb. Lokasi tmpat nyimpen kertas antrian tsb sangat tidak meyakinkan, meja yang dilalui banyak orang, ada banyak map dan kertas2 lain. Bagemana kalo nomor antrian kita terbang? Ya udah deh.. nasib...!! kudu ambil nomor antri lagi.. ditunggu sampe ubanan juga nggak bakalan dipanggil.Mula-mula aku sok "bego" tanya.. sekarang antrian berapa? soalnya aku liat kertas di meja tsb koq udah nomr 245.. deuh kelewat nih.. gawat kalo kudu ambil antrian lagi. Trus aku bilang, nomorku 210, si bapak2 bilang, dah kelewat, suruh ambil nomor baru!!, buru-buru aku bilang, aku dah nunggu dari jam 10, tapi tadi kan tutup karena jumatan dulu, lah pas balik ke sini jam 13 kok tau-tau dah nomr 245?? Akhirnya si bapak tsb mengijinkan aku menyimpan kertas antrian di meja tsb. Setelah mengamati hal tsb aku memutuskan untuk mengawasi nomor antriku sampe si petugas ngumpulin, trus balik lagi dan bawa map yang sudah disusun. Nah setelah melihat map berkas punyaku ada di meja tsb, barulah aku duduk dengan tenang atau minimal bisa menjauh dari pintu partisi pemotretan tsb.
Setelah nunggu sekitar 45 menit, akhirnya nama dipanggil juga (dah lewat jam 2). Biasa, ambil sidik jari, difoto. trus setelahnya disuruh tunggu lagi. Aku perhatikan map2 yang sudah difoto, dikumpulkan oleh petugas secara batch (ditunggu dulu dlm jumlah tertentu), trus di bawa ke ruangan di sebelahnya. ruangan itu juga sama ramenya, di depan pintunya orang uwel-uwelan. Rupanya nungguin si petugas berteriak memanggil nama map yang mau diproses. Tapi kebeneran berkasku diproses cepat, cuma 10 menit aku dah dipanggil. Kirain wawancara apaan? nggak taunya cuma konfirmasi ulang data yang ditulis di formulir misalnya nama, alamat, tgl lahir dlsb. Termasuk kalo nama kita cuma satu kata, katanya nggak boleh tuh.. misalnya namanya cuma "Paijo" gitu ajah.. kudu ditambah nama laen, nama ortu, nama suami, dlsb. Ngarang juga boleh, misalnya jadi Ijo Paijo. Tapi beresiko sih.. takut ditanya dokumen pendukung. Jadi aku manut sama saran petugas untuk menambahkan nama ortu di belakang namaku. Dah gitu dia bacain lagi semua informasi, trus print semacam draft passport gitu, kita disuruh baca ulang, kalo dah nggak ada kesalahan, kita suruh ttd. trus dikasih kertas bukti pemrosesan. Dah... nggak ada penjelasan berapa lama passport selesai. Total waktu yang dihabiskan? dari jam 10 sampe jam 3 (minus satu jam shalat jumat).
  • Tahap 4
Ambil passport. Setelah di luar aku tanya-tanya sama om satpam or karyawan laennya, dapet info katanya si paling cepet 6 hari kerja sejak tanggal wawancara. Ya udah aku ikutin aja. setelah 8 hari kerja, aku iseng mampir. Kubilang iseng karena tadinya nggak niat, lah wong kertas bukti pemrosesannya aja aku ndak bawak. Iseng karena kebetulan lewat dan angkotnya berenti deket situ. Sampe disono aku iseng melirik komputer di belakang pak satpam. Kebetulan pak satpamnya lagi nggak bediri disono. Biasanya kalo dia ada, dia yang ngoperasiin komputer. Karena dia nggak ada, aku liatlah apa si isi monitor, lah wong ada 2 mesin, satu buat ngeprint tiket antri, satu lagi buat apa? ndak tau. Setelah kuliat ternyata isinya..ooo aplikasi berbasis web untuk ngecek status passport. Mereka minta kita masukin nama atau nomor passport sebelumnya (kalo dah ada). Klik.. keluarlah data yang menyatakan bahwa passportku dah selesai tinggal ambil. Pas satpamnya dateng aku tanya, boleh nggak ambil passport tapi nggak bawa kertas bukti penyerahan. Si satpam bertampang nggak yakin, akhirnya menjawab "coba aja ibu tanya langsung ke loket". Akhirnya aku ke loket, nggak usah ngantri. Soalnya ambil passport loketnya agak di ujung dan buka hanya setelah jam 13.00 (jadi ambil passport yg udah selesai nggak bisa sbelum jam 13.00). Loket itu nggak ada petugas yang standby. Mereka baru nyamperin kalo ada yang plangak plongok di depan loket tersebut. Begitu si petugas keluar dari sarangnya, buru-buru aku samperin tanya bisa nggak ambil passport tanpa kertas bukti. Jawabnya rada-rada bingung "lha.. kalo nggak ada kertas, gimana atuh sy tau nama ibu?".. eh. kan sya tulis..!!.. trus bingung lagi "trus gimana atuh tau dah selesai atau belum??"... eh kan udah saya cek di komputer depan tu.. katanya dah selesai. "ehm. gini aja bu.. coba tulis nama ibu, nanti sy coba dulu, bisa apa enggak ya..?". Aku tulis nama di kertas kecil dan duduk manis n nunggu. 10menit kemudian dia keluar lagi dari sarang sambil bawa map setumpuk. Dia memberikan isyarat bahwa map ku sdh dia temukan. "Tunggu panggilan ya bu..!" , duduklah kami semua menunggu. Akhirnya passport berhasil kuambil, disertai note "ibu fotokopi dulu, hasil fotokopiny serahkan ke saya!!" Dah fotokopi, aku keluar.. lega..!! urusan bikin passport akhirnya beres juga.
Total waktu yang diperlukan dari awal sampe jadi passport,kira-kira 10 hari sampe 2 minggu lah..!!

Kamis, 27 Agustus 2009

Matematika Ikhlas

Kadang-kadang kita itu memang lupa menghitung nikmat Allah, dan selalu merasa rugi dan kehilangan akan hal-hal yang sedikit. Padahal, kalo kita ikhlas, Insya Allah, Allah akan mengganjarnya dengan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Ceritanya gini, jumat minggu lalu, aku diundang rapat orang tua murid di sekolah anakku. Rapatnya tu di perumahan baru, Resort Dago Pakar. Resort Dago Pakar itu guedhee banget dan nggak ada kendaraan.
Berhubung aku mau berangkat agak siang, jadi nggak bisa minta anter sama misua. Maka jam 9an berangkatlah aku ke daerah tersebut. Daerah ini sebenernya nggak jauh-jauh amat, tetapi karena nggak ada angkot ya jadi susah mencapainya. So, setelah berjalan kaki sekitar 5 menit dari depan tempat tinggalku, aku mencari ojek yang biasa mangkal, yang rutenya biasanya dari depan jl. Raya Dago ke daerah Dago Pojok.
Setelah nunggu, akhirnya muncul seorang tukang ojek, aku bilang kalo mau ke Dago Resort, bukan rute biasa dia (dia rutenya dari depan jl.Dago Pojok sampe ujung jalan Dago Pojok).

"Berapa mang?"
"Neng, kalo keluar dari rute mah biasanya 10 rebu."

Oke deh.. dari pada jalan kaki dan mudah-mudahan cepet nyampe. Langsung aku nyengcle di jok ojek. Ditengah jalan si mang ojek tanya,

"Neng tau tempatnya?"
"Nggak la.. Cuma tau alamatnya"

Resort dago kan gede, aku nggak tau di sebelah mana alamat tersebut. Trus kata si mang Ojek,

"Ntar kita tanya satpam ajah."

Sampe di gerbang Dago Resort, kita tanya satpam, ditunjukin bahwa alamat tersebut nggak susah, tapi memang lokasinya agak jauh ke dalam kompleks, nanjak lagi. Akhirnya nyampe deh on location. Siap-siap bayar 10rebu, tapi eitt.. si mang ojek minta tambahan

“Kan jauh neng dari gerbang, da 10 rebu mah cuma sampe gerbang”.
"Berapa atuh?"
"15 aja neng.."
"Waa.. ga ada receh.." (setelah rogoh2 saku) "Ada juga 3 rebu lagi gimana?"
"Ya udah neng.. nggak apa-apa..! eh neng.. ntar kalo pulangnya gimana.. kan disini nggak ada kendaraan.."

O... iya.. baru aku kepikir ntar pulangnya gimana.. masak jalan kaki, kan juauuh buangetts.

"Ya udah mang, ntar jemput aja jam 11 kurang 15 gitu yah, atau mang ada hp yang bisa ditelp?" "Nggak ada neng.. tapi nggak apa-apa ntar sayah kesini lagih!"

Teng jam 11 kurang 15 si ojek dah nongol lagi, ngebel pintu, segera aku pamit sama sang tuan rumah, daripada ntar berabe nggak ada ojek. Trus aku bilang, anterin sampe depan Taman Makam Pahlawan (TMP), karena aku mau ke daerah Cikutra. Dengan perhitungan jarak Dago Pojok – Resort Dago dengan Resort Dago- TMP Cikutra hampir sama, maka aku berasumsi paling-paling ongkos ojek jadi 20rb lah.
Eitt.. ternyata begitu turun di depan TMP, tukang ojek minta 30rb dengan alesan, jauh lah.. keluar jalur lah.., lama lah..
Pas aku ngomel-ngomel ,

"Ih.. meni mahal kitu, kan tadi juga ga segitu"
"Duh punten.. kejar setoran, bensin mahal, dlsb"

Karena males ribut dan kesel, aku bayar juga 30 rb. Setelah dia ngacir dalam hati aku juengkell
bangets.. nyesel bangetss.. coba tadi naek taksi. 30 rebu dah nyampe kemana…. Adem lagi.. ada AC lagi.. ini belain naek ojek ndak taunya ditembak suka-suka, jadi hari itu duitku melayang 43 rebu hanya untuk naek ojek 2x, sungguh therlhalhu..!! Hati kecil ini terus nyerocos

"Dasar lo tukang ojek, ngambil kesempatan, gitu tu.. jadi males aku, kita kesian dia malah manfaatin, alesan setoran segala lagi, 43 rb kan sama dengan beras seminggu. .... teu rido pokona mah sayah teu rido..! "

Tapi sebenernya ada juga suara-suara malaikat yang bilang,

"Duh..elo.. segitunya.. gimane kalo dia bener-bener butuh duit tsb? Knapa si elo nggak ikhlas aja? Daripada bete gitu nambah-nambahin penyakit hati…."

Trussss aku melanjutkan perjalanan, ke kampus Cikutra, trus siangnya ke SBM ITB, kuliah perdana (selaku tutor). Tentu aku sudah lupa dengan si tukang ojek. Jam 16.15 aku lagi pasang
gaya berkicau di depan kelas. Makelum, anak SBM itu gaya-gaya, jadi selaku tutor aku harus jaim dan bergaya sok puinter..he..he..he..
Eh.. lagi jaim-jaim gitu, tiba-tiba hp bunyi.. dooh.. bisa-bisa ancur ni reputasi kalo nerima hape. Kulirik dikit, diii. Nomor Jakarta.. apa sales yak? Yang nawarin susu lah, yang nawarin asuransi lah… Tapi diantepin tu hape bunyi lagi. Karena penasaran aku angkat juga bentar dengan nada ketus

"Yak.. darimana?"
"Ini dengan pak Jenggot?"
"Tull, sy istrinya.. darimana en ada apa?"
"Bisa bicara dg pak Jenggot?"
"Gak pak, saya lagi di luar, nggak bareng pak Jenggot, ada apa?"
"Kalo hp nya pak Jenggot brapa? "

(diih.. makin kesel.. ngelamain amat. Malu nih sama para mahasiswaku, soalnya aku masih di depan kelas).

"Ga ada pak, rusak, jadi ga bisa ditelpon, ada apa gitu? Ada pesen apa? Nanti saya sampaikan".
"Gini bu, pak Jenggot kan ikutan lomba foto kampanye partai Demokrat?"

(tuingg…..!! kepalaku mikir.. apa iya ya.. kayaknya pernah si, tapi dah lama banget, hm.. jangan-jangan orang mo nipu lagi nih. Sangkaan negatif!! Suudzon!!)

"Iya. Trus knapa? "
"Gini bu, fotonya pak Jenggot itu terpilih sebagai salah satu pemenang, trus pak Jenggot harus ke Jakarta ambil hadiah"
"Ooo gitu ya?" (doo.. cling..cling..!! langsung mata membelalak, tapi tetep nggak yakin).
"Trus gmana dong..?"
"Gini, bisa nggak saya minta pak Jenggot telpon saya balik. Ini nomor saya.. saya tunggu secepatnya yak.. kalo bisa sore ini juga".

(oke.. gw catat nomernya) Diih apaan ni orang.. buru-buru.. takut-takutnya nipu lagi. Setelah
telpon ditutup, aku balik lagi mau nyangap di dpn mhs. Baru juga berkicau satu dua patah kata, eh.. telpon bunyi lagi, kali ini my husband. Nggak aku angkat, eh telpon lagi. Dooo.. kan gw lagi ngajar. Pas telpon ketiga aku angkat, langsung bilang

"Eh.. ane kan lagi ngajar, ada apa?"
"Anu.. beliin susu buat adek kalo pulang, abis.."
"Oke, eh. Dah ditelpon dari jkt blum? Ikutan lomba foto Demokrat apa yak?"
"Eh ia bener..bener.. mang ada yang telpon?"
"Iya ni, tp ga tau bener apa nepu. Nih nomernya.. catet aja. Katanya kita suruh telp dia".

Stelah itu telpon aku tutup. Balik ke mhs, ndak taunya 10 menit kemudian, telpon bunyi lagi, kali ini kakak ipar yang telpon.

"Ada apa si mbak? Lagi ngajar neh"
"Eh..sorry, tadi si mas telpon, tapi blum beres koq malah putus, katanya dia menang lomba ya?"
"Ga tau.. ada yag telpon tadi dr Jakarta, tapi apa persisnya ane jg blum tau. Ntar deh diomongin lagi, tanggung lagi ngajar.

Setelah beres berkicau dan memberikan assignment, aku keluar kelas dan telpon balik ke rumah. Ternyata my husband udah telpon ke nomor tsb, ternyata katenye si dapet nomer, tapi ga tau nmor berapa. Trus diminta kirim file ke Jakarta.

"Mang berapa aja hadiahnya?"
"Lupa..!!" kata my husband,
"Abieess dah lama banget, bulan april geto .. baru sekrang ada berita, kalo ga salah sih hadiah hiburannya 1.5 jutaan.. Trus kite di suruh ke Jkt buat pengumuman pemenang
"….aih……….Cuma pengumuman, iya kalo dapet hadiah, kalo kagak? Tekor ongkos dong..!"
"Ya lumayan atuh.."

Aku pulang dengan riang gembira, sepanjang jalan aku terkenang sama si tukang ojek. Duh.. kenapa lagi aku nggak ikhlas, meratapi duitku yang cuma 43 rebu itu, toh.. sore ini Allah menggantinya dengan berlipat, tanpa diduga-duga, nggak pernah kepikiran sebelumnya. Ya udah.. kalo gitu memang harusnya tadi siang aku ikhlas aja.
Sampe rumah, pembicaraan berlanjut. Ternyata suamiku bener-bener lupa soal lomba tsb, cari-carilah dimana filenya.

"Ayo buka internet, kita liat berapa aja hadiahnya..!"

Bukalah internet, tanya mbah google, nemu.. jreng .. lomba foto Democrat Campaign Tour 2009, berhadiah.. hm… satu : 35jt, dua : 20jt, tiga : 12.5jt. ploss.. ga ada kterangan laen, ga ada harapan I, II, III, hiburan or laen-laen.
Ah.. yang bener..!! gede-gede amat.. masa sih..? ambil yang terjelek, berarti 12.5jt dong!! Tapi gimane kalo kita ternyata cuma nominasi doang, kagak dapet duit, cuma kaos oblong Demokrat di ttd SBY?

"Ah ya udah..", kata my husband.. "kita ikuti saja prosedurnya. Mau nepu atau kagak, menang ato kagak, pokoknya kita ikutin aja dulu ketentuannya."

Okeh..okeh.. I am working..!! malem itu aku buat surat, attach file foto, lemott juga karena ukuran filenya gede. Trus sudah. Lupakan..
Sampe Senen ga ada balesan dari tuh orang, pegimane neh. Katenye pembagian hadiahnye selasa. Karena my husband orangnya grogi tampil di muka umum, dan segen publikasi,
akhirnya dia mengutus aku untk ke Jkt. So hari ini aku ke Jkt dengan tanda tanya besar, siap dengan resiko terburuk, ilang ongkos tapi ga dapet juara, Cuma ‘nominasi’ doang. Soale, sampe detik-detik terakhir panitia ga mau kasih bocoran tuh foto dapet juara apa kagak..
Setelah menunggu kira-kira 3 jam tanpa kejelasan, sampe-sampe deg-degan dan kepikiran "aih..aih.. jangan-jangan penepuan". Mana misua telpon terus nggak sabar.. Mana mungkinlah aku cerita kondisi sebenernya, lah di depan dan di sampingku ada orang-orang dari kantor tsb. Akhirnya acara dimulai jam 11.30, Owww rupanya nunggu para wartawan hadir plus sang dewan juri, Arbain Rambey dan Darwis Triadi.
Ternyata acaranya semacam jumpa pers, dengan audiens sebagian besar wartawan.
Diumumkanlah.. bahwa selain ada 3 juara tadi, ada juga 2 juara favorite dengan duit masing-masing 5 jt. Nah lho aku bilang sama ponakan (aku ke sono bareng ponakan)

"ya.. dapet favorit juga lumayan. Ga dapet juga ga papa.. itung-itung jalan-jalan lah" (hiks..hiks..menghibur diri).

Eh.. ternyata.. Subhanallah, Alhamdulillah..! fotonya dapet juara 3 ...!! ga nyangka.. ada 1000 foto, dipilih 100, pilih lagi 30, sodorin ke pak SBY, dipilih 14, 5 kategori umum, sisanya kategori wartawan, trus ditetapkan juara 1-2-3 dan favorite.
Senang si…ruarr biasa..!! Tapi blum lega.. soale blum ada kejelasan apa hadiah cash and carry, transfer, potong pajak, dlsb..
Syukurlah akhirnya semuanya jelas dalam jangka waktu 15 menit, hadiah cash and carry, ga dipotong pajak. So….Jam 13.00 tadi aku bawa duit 12.5jt cash di tas, naek bajaj, mampir dulu ke tempat kerja adek ipar trus ke tempat travel di Sudirman, balik ke bdg.. Tapi eitt… tatut..! jadi duit segeto aku masupin dulu ke BNI, barulah pulang ke bdg dengan tenang.
Sepanjang jalan aku tidak habis bersyukur.. ternyata matematika dengan Allah Swt itu luarr biasa…balesannya bukan fungsi kuadrat, tapi eksponensial, ga tau eksponen berapa. Trus aku malu hati.. dooh.. betapa kerdilnya aku, kalo inget jumat lalu, meni penyerewedan kesel ke si tukang ojek, Padahal kalo aku mau ikhlas dikit aja, ternyata Allah Swt maha baik. Memberikan rejeki lewat jalan yang tidak diduga-duga.
Sekedar share, ini fotonya :
Kata pak Jenggot si, ambil foto ini syusyah banget, secara masyarakat umum nggak bisa mendekat ke SBY, padahal waktu kampanye di Gasibu itu orangnya berjubel-jubel. Trus pak Jenggot jingjit sambil berusaha keras nahan lensa tele nya yang buerat tsb untuk ambil foto ini. Nunggu sampe benderanya berkibar, baru pret.. jepret..
Kata pak Jenggot, foto yang baik itu merupakan pemberian Allah Swt, nggak bisa direncanakan oleh manusia. Allah Swt yang menunjukkan momennya, manusia cuma cepret-cepret .. gitu ajah..

Sabtu, 25 Juli 2009

Hemithecella.....my first online experience...!!

Ternyata, hobbyku berteman ngalor ngidul sana sini tidak hanya di dunia nyata. Di dunia maya pun hal ini pernah terjadi. Bahkan, pada persentuhan pertama dengan dunia maya juga dipicu oleh hobby berteman, plus tentu saja, tukang ngiseng...!!
Kejadiannya sudah lama sii.. sekitar tahun 1997 an alias 12 tahun yang lalu. Waktu itu aku masih sangat gaptek, tapi sudah pernah denger sii tentang yang namanya internet. Namun, seperti apa internet itu, apa keajaibannya, apa manfaatnya, aku sama sekali masih buta dan gelap gulita. Temen-temenku yang beda kantor si sudah sering nanya-nanya.., email kamu apa si? Tapi aku nggak bisa njawab, berhubung di tempatku bekerja, jangankan email, internet aja belum ada.Lantas, suatu ketika, di kantorku telah tersedia sambungan internet, meskipun terbatas, tapi cukup membuat eforia. Beberapa temenku sibuk bikin email. Tadinya aku nggak kepikiran mau bikin email. Buat apa ya? Mau nyuratin siapa ya? Lha wong email temen-temenku aja aku nggak tau, dan kebanyakan urusanku terbatas dengan temen-temen di satu gedung ini. Tapi ternyata tiba-tiba sang admin berbaik hati menawariku.. "Lha kamu belum punya email to? Sini aku bikinin", aku asal ngangguk aja. Setelah membuatkan account email, sang admin juga berbaik hati mengajariku cara menggunakannya. Karena waktu itu di kantorku tersambung ke server email menggunakan fasilitas telnet, maka akupun diajari membaca dan menulis email menggunakan aplikasi 'pine', yang waktu itu aku nggak ngerti, darimana asalnya aplikasi tersebut. Setelah mempelajarinya sebentar, aku mulai mencoba berkirim email ke beberapa temen sekantor. Tapi karena secara praktis dan teoritis kita seruangan, ya.. nggak rame deh.. kayaknya cepetan ngomong langsung daripada ngirim email.Hari ketiga aku punya account email, mampirlah aku ke ruang salah satu boss di kantorku. Maksudnya si ingin ketemu beliau, tapi ternyata beliau lagi keluar ruangan entah kemana. Sambil menunggu beliau datang, aku bengong menatap monitor di meja beliau, yang kebetulan diletakkan persis di samping kursi tunggu. Disana terpampang tulisan "Yahoo!!". Aih.. buat apaan ni? Aku kemudian iseng-iseng klak klik sana sini, ketik sana ketik sini, dan langsung kagum ternyata si Yahoo! ini bisa menayangkan informasi apa saja yang aku klik atau aku ketik. Kepenasaran berlanjut dengan mengklik semua link, hingga sampailah aku ngeklik link berjudul "Yahoo! Personal". Setelah beberapa klik, akhirnya terbacalah olehku beberapa tulisan semacam iklan.. semacam biro jodoh ngkali ya? Satu persatu iklan aku baca.. "read our success story".."nice guy wants to meet beautiful women"..."hi there! I will be your soulmate".. eh... apaan nih.. ada fotonya juga.. lucu-lucu juga tampang bule-bule yang dipajang di situs tersebut. Tergoda oleh iklan tersebut, maka iseng-iseng aku melakukan kriteria pencarian.. hm... kriteria pertama.. "I am woman looking for a man", trus umur? 30-35, trus religion? any, trus education? college/master, trus smoking? no, trus drink? occasionally, trus.. ya pencet deh tomboh search..!!
Jreng..jreng..tampillah sederetan nama .. ada yang pake gambar ada yang nggak. Diantara sekian banyak nama yang tercantum disana, secara acak aku klik salah satu na
ma yang iklannya keliatan standar, tidak terlalu gombal, dan kata-katanya hm.... relatif sopan. Lantas saat itu juga aku register di Yahoo! Personal, dan langsung merespon iklan tersebut. Yang aku ingat..hm.. namanya Mikev, trus ada aliasnya.. hemithecella.. duh. susah ni.. apaan ya? aku nggak peduli. Pokoknya aku tulis surat ngasal satu paragraf, yang intinya aku tertarik untuk kenalan dengan dia, setelah itu.. ya log-off dan lupa..!!
Email Pertama!!
Besoknya, dengan rasa pesimis aku buka email, dan ternyata..!! Eh.. dia ngebales...!! Entah karena my first letter yang isinya ngasal itu, atau cuma karena basa-basi doang!! Pokoknya dia ngebales. Ini nih kutipan balesannya (aseli lho.. tanggalnya juga aseli bangettsss).

16/8/97
Hithere

Thankyou very much for your response. You seem like a kind and very interesting person. I’d love to try and form a friendship with you You mentioned that you are from Indonesia. That seems like such a beautiful country All the pictures I’ve seen from there are gorgeous.I don’t think we’ll have trouble communicating, especially since you were a geophysics major That’s really neat. Did you have a specialty? Actually was a biology major at UC Santa Barbara before I came to the Geology department here at UC Los Angeles. I’ve taken a number of geology courses since I’ve got here, but unfortunately I haven’t taken any geophysics courses. That’s difficult material. You must be very intelligent I’m sure we can talk geology. I can ask you about mantle convection or something like that My officemate is also a geophysicist. He is interested in the dynamics of Mars. I’m glad to hear that you like music and that you sometimes sing. What kinds of songs do you like to sing? Do you play any instruments? What sorts of things do you do for fun or to relax? Take care. Thanks again for your reply. I hope to hear from you again soonMichael aka Hemithecella

Hm.. keliatannya surat pertamaku cukup menggoda dia ya? Segeralah siang itu aku bekerja keras menulis surat balasan, karena pada dasarnya bhs.Inggrisku pas-pasan, maka aku perlu waktu cukup lama untuk menyelesaikan 1-2 paragraf balasan. Setelah beres.. ya send...!! Besoknya, dia udah kirim balasan lagi.. Bahkan dalam satu hari dia bisa kirim 2 kali balasan, mungkin pas aku ngirim, pas nggak lama kemudian dia online. Jaman itu belum marak chatting, apalagi YM-an..! Kalo aku nggak salah inget, jaman itu bahkan belum ada YM, yang ada baru Yahoo! Pager, semacam messenger tapi aku nggak pernah berhasil install (kayaknya aku nggak ngerti setting koneksi ke jaringannya ya??).Singkat kata, kami menjadi sahabat pena.... eh.. sahabat virtual. Dia mengirimi aku foto-foto, dia juga banyak cerita soal kehidupan dia sehari-hari, misalnya lahir dimana, skul dimana, hobbynya apa dlsb. Aku juga dengan rajin membalas dan terus mencari topik pembicaraan yang kira-kira 'nyambung' supaya dia terpancing untuk membalas suratku dengan segera. Misalnya, aku nanya apa sih arti 'hemithecella', koq dipake sebagai alias namanya.., Dia jelasin bahwa hemithecella itu adalah topik disertasi PhD dia, sejenis fosil keong.. (duh.. ni orang... sempet-sempetnya ngurusin fosil keong!!). Trus aku pancing juga apa dia suka musik, eh... ternyata lumayan suka, bahkan suka dengan Elton John (sama.. dong!!), dan suka juga main lagu Elton John di piano. Trus aku pancing juga.. bagaimana opininya terhadap agama, dlsb, hm... aku baru tau kalo dia termasuk jenis 'agnostic'.. apaan tu? Aku tanya sana-sini, akhirnya ada yang menjelaskan bahwa 'agnostic' itu artinya nggak terlalu peduli sama agama apa lah...! Buat mereka agama sekadar tradisi, tradisi kumpul waktu natalan, tradisi thanks giving day, dan sejenis itu. Hm.. baru tau lagi..!! Pendek kata, selama surat menyurat tsb aku jadi dikit demi sedikit mengenal kultur dan cara hidup dia disono.

Oh ya... ini beberapa foto-fotonya yang 'masih aku simpan'!!











Ini foto pertama yang dia kirim, katanya si diambil di belakang rumah dia di Bakersfield, Santa Barbara. Trus ada juga foto keduanya, liat deh.. ..!! kayak manusia fossil sejati, kaosnya aja bergambar apa tuh.. "pterosaourus" gitu yak??
Keliatannya dia agak-agak tersepona dengan surat-suratku, dan mulai mengincar tahap berikutnya yaitu 'menelpon'. Uih.. aku nggak siap men!!..Lha inggrisku berantakan gini... so aku pura-pura lupa menjawab. Karena aku kelihatan menghindar, maka suatu hari dia tulis surat bahwa 'it's OK if you already has a boyfriend'.. duh.. malu aku..... sebab faktanya waktu itu aku cuma orang iseng belaka... lah wong aku ini sudah ibu-ibu koq...!! Tapi, untuk menyenangkan hatinya, sekaligus ngetest keberanian bahasa Inggris, sekaligus pula mumpung nemu line telpon gratis..(enak aja gratis..!! Maksudnya dibayarin oleh kantor.... gitu lho..!! Kebetulan waktu itu aku ditempatkan di bagian marketing. Orang marketing ini suka telpon sana telpon sini, sampe-sampe nelpon ke luar nagreg segala...!). Jadi pas mereka agak sepi, aha... kebeneran....deh.. aku telpon dia..!! Tentu reaksinya waktu pertama kali aku telpon, kuagett banget!! Dia nggak nyangka aku telpon, lagian waktu itu di tempat dia sudah larut malam. Trus aku jelaskan bahwa aku telpon dari telpon kantor, makanya bisa nelponnya jam segitu. Trus aku juga bilang bahwa telpon tsb dapat saja tiba-tiba terputus, kalo misalnya situasinya nggak 'aman', Dasar koruptor..!!). Eh ternyata telpon pertama tsb membuat dia mangkin kesengsem, dan sejak itu aku terus menjaga ritme surat-menyurat dengan dia.Kalo aku buka arsip lama, ternyata persuratan aku dengan dia terjadi sejak agustus 1997 hingga juni 1998, tepat setelah terjadi kerusuhan Mei, dan kayaknya stelah itu perhatianku terbelah antara kerusuhan di tanah air, urusan keluarga, kondisi di kantor, dan beberapa hal lainnya. Selain itu, selama kurun waktu hampir 1 tahun tersebut, dia juga mengalami metamorfosis. Proses ini terbaca dengan jelas dari surat-suratnya. Beberapa isi suratnya sangat jujur dan tulus, sehingga aku terkesan sekali dengan kejujuran perasaan dan kebaikan hatinya.Waktu itu, saking terkesannya aku dengan dia, hampir semua dokumen rahasiaku aku beri password 'hemithecella'. Karena passwordnya susah tsb, dan aku juga ingat dengan baik bagaimana cara menuliskannya, maka dokumen tersebut beberapa diantaranya masih 'aman' hingga sekarang.

Ini foto kedua, katanya di foto ini dia jadi "best man" di pernikahan temennya. Hm.. lumayan 'cute' juga mungkin agak 'cupu' yak???







Mulai Punya Pacar
Sebulan pertama, surat-menyurat kami cukup gencar, biasanya dia bisa menulis surat 1-2 kali dalam sehari waktu Indonesia, alias semalam waktu Amerika. Biasanya dia melakukan hal tersebut dari Lab, karena kelihatannya dia nggak punya koneksi internet lewat apartemennya dan sebagian waktunya dihabiskan di Lab risetnya tersebut. Kemudian, tiba-tiba dia agak "telat" menjawab dan menjadi agak "flat" nada suratnya. Hm.. ternyata selidik punya selidik, dia lagi naksir cewek, dan kayaknya mereka berpeluang 'jadian'. Ini potongan suratnya :

29/9/97
Dear xxx,
I’m sorry that I have disappointed you with my short letters recently. In addition to the graduate school work, I also now have a love interest here. Her name is YYYY and I met her two and a half weeks ago. So I have many demands on my time now. But I will still try to send you some letters now and then. Please don’t be upset at me if they don’t come as frequently as you would like, though....

Yang aku salut, Mike ini, baru juga naksir cewek, eh.. udah konsisten nggak bisa 'nyambi' dengan cewek lain.. (mungkin karena cewek lain ini nggak 'jelas' prospeknya ya..). Tapi, setelah sedikit klarifikasi dan refresh, akhirnya kita nyambung lagi, meski sekarang sudah "clear" sebagai teman, just a friend. Satu hal yang menarik, orang ini sangat jujur, semua informasi yang dia berikan adalah "real", dia memberikan real name, real address, dan juga real story. Misalnya, dia memberikan semua nomor telpon yang bisa dihubungi, dia memberikan semua alamat, termasuk alamat ortunya, pekerjaan ortunya, dll. Rasanya aku jadi malu, soalnya aku sering menyepelekan hal-hal semacam itu, aku pikir, siapa si yang mau jujur di internet? Ternyata aku keliru, ternyata masih ada orang yang jujur di internet (tapi ini kejadian 12 tahun yang lalu lho..! Sekarang? Entahlah!!)
Ngedaftar ke UCLA
Hal yang menjadi pengalaman paling heboh buatku ketika berurusan dengan Mike adalah ngedaftar ke UCLA sebagai graduate students. Adalah cerita-ceritaku yang memberinya ide untuk menawarkan .."knapa elo nggak skul aja disini?", aih.. apa bisa? Jawabnya "napa enggak? nyoba aja blum...". Hm.. jadi aja aku 'tergoda'. Lantas dimulailah beberapa episode surat menyurat terkait hal ini. Ternyata dia nggak maen-maen. Dia membantu aku memilih profesor mana yang cocok untuk aku kirimin surat, dia membantu aku mem-permak surat perkenalan supaya terdengar ilmiah dan menarik (dan ternyata berhasil, akhirnya aku direspon oleh profesor tsb). Dia juga memberi jalan bagaimana supaya bisa daftar, dengan cara mengirimi aku dokumen pendaftaran resmi ke UCLA lewat Fed-ex (bayangin, ongkos kirim dokumen tsb 30 dollar, waktu itu kurs dollar sekitar 11 ribuan). Dia juga dengan rela membayarkan biaya pendaftaran sebesar 45 dollar. Aih.. aih.. baeknya luar biasa..!! Waktu itu dia merelakan aku mengisikan nomor kartu kreditnya di dokumen pendaftaran, tapi dia nggak mau nyebutin nomor tsb di email (hm.. bagus juga ya.. rupanya udah ngerti juga bahayanya kirim nomor kartu kredit lewat email), jadi dia mendiktekan nomor tersebut lewat telpon.Aku juga berusaha, meskipun nggak siap dan ngiseng, sekedar penasaran.., aku sibuk ngurusin TOEFL (hm.. jadi pengalaman ikut test TOEFL International), juga ikut GRE test di Jakarta (dibayarin juga sama orang laen.., 100 dollar.. aih mak.. mana mungkin pake duit sendiri), sibuk ngurusin rekomendasi dari dosen waktu kuliah dulu, dlsb lah.. kayak yang iya ajah..!! Padahal memang iya...!!Singkat cerita, akhirnya form pendaftaran tersebut sampe dengan selamat ke negeri UCLA. Diterima oleh administrasi dan diproses. Hal ini aku ketahui dari email yang mereka kirim, misalnya ada kekurangan data atau info-info lainnya. Trus, MIke juga ikut memantau dari sono (hm.. baiknya dia..!!), dia bilang, once you arrive in LA, you can stay at my apartment.. (hiy.. bole juga ya..??). Waktu itu dia sudah agak serius dengan pacarnya tsb, bahkan sudah pedekate dengan ortunya segala, sehingga dia murni menolong aku sebagai friend ajah.Setelah beberapa saat, akhirnya muncul jawaban dari UCLA, aplikasiku diterima, tapi nggak bisa masuk dalam kriteria "dapet beasiswa", alias aku harus bayar sendiri semua tuition fee dan tentu ongkos ke sono. Aih..aih.. mana mungkin lah..!! Meskipun Mike memberi semangat dengan "ntar juga elo dapet beasiswa, kalo udah skul disini 1-2 semester", tetap aja aku nggak mungkin. Kan nggak mungkin juga si Mike ini ngongkosin aku sampe ke sana, lah wong dia juga cuma 'mahasiswa' di universitas, yang menurut ceritanya 'penghasilan pas-pasan, cuma abis buat riset ajah!!'.Tapi, segitu juga aku sudah bersyukur dan berterima kasih banget. Berkat bantuan dan jasanya aku jadi punya pengalaman seperti apa rasanya mendaftar ke sebuah universitas sebesar UCLA itu..!! Aku jadi punya pengalaman test TOEFL dan GRE, semuanya kuperoleh "nyaris" gratis.
Penutup
Seiring dengan gagalnya daftar ke UCLA, trus ada beberapa kejadian lagi, akhirnya aku lambat laun 'melupakan' persahabatan tersebut. Lebih lagi karena email di kantor sering mati, dan perhatianku terbelokkan dengan berbagai kehebohan di tanah air plus urusan keluargaku sendiri. Lama kelamaan nama ini menghilang, aku nggak pernah terima email dia lagi, nggak juga pernah dengar kabar dia lagi. Aku juga nggak pernah menulis email ke dia lagi. Pernah sekali waktu, tahun 2004, aku iseng searching di internet, dan ternyata dia udah kelar PhD dan jadi dosen disono. Aku kirim email singkat, tapi nggak dibalas, mungkin dia lupa..mungkin juga ogah ngebales..(nah lo.. dasar orang iseng!!). Tapi sekarang yang jelas dia masih ada disono, di UCLA, aku bisa liat fotonya di situs faculty UCLA, aku bisa liat riset dan publikasinya disono. Cuma nggak ada informasi, apa dia akhirnya menikah dengan si cewek tsb? Seperti apa keluarga dia sekarang? dlsb...Hm.. seperti apa tampangnya sekarang? bisa dicek ke situs ini : mikev, ternyata doski sekarang sudah menjadi prosessor...eh.. profesor di California State University Fullerton.
Tiba-tiba aku terkenang dengan dia.. karena ada lomba dari blogdetik.."my first online experience" maka aku pengen sharing pengalaman ini. Menurut aku, pengalaman pertama online ini sangat luar biasa, nggak pernah bisa aku lupakan seumur-umur. Itulah sebabnya sebelum aku keluar dari kantor tsb, aku mendokumentasikan sebagian besar email yang aku terima dari dia, foto-foto yang pernah dia kirim, dan juga email yang aku kirim ke dia. Dokumen tsb aku backup dalam satu CD, yang syukur Alhamdulillah masih bisa dibaca dengan baik hingga sekarang. Berkat backup CD tsb aku bisa menulis kisah ini dan membaginya dengan temen-temenku.

Ternyata.. dunia internet itu luar biasa..!! Dunia internet dapat memberikan peluang dan pengalaman yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Aku dapat ketemu dengan berbagai orang di belahan dunia lain, seolah-olah orang itu ada di hadapanku. Hemithecella bukanlah orang pertama dan terakhir sobatku di internet, beberapa yang lain aku temui lewat chatting melalui program chatting favorites ku 'ICQ'. Bahkan satu diantaranya masih bertahan hingga sekarang, meskipun kita jarang email-emailan lagi (hm.. kapan-kapan kalo lagi sempet, aku tulis kisahnya ya..!!) . Tapi lewat komunikasi internet aku belajar menghargai kejujuran, sopan santun dan keterbukaan dengan orang yang bahkan kecil kemungkinannya untuk kita temui. Sesuatu yang kadang-kadang, di dunia nyata aja jarang ditemui..!!